Tidak Menyerah ! Gadis Tunanetra Ini Membaca Dengan Bibir

Ketika ingin mencapai tujuan lalu membentur tembok, apa yang harus dilakukan? Orang sukses akan mencari jalan lain untuk mengatasi rintangan. Dan itulah yang dilakukan Tsang Tsz-Kwan, gadis tunanetra di Hong Kong.

Sejak belia  ia tak bisa melihat dan mengalami gangguan pendengaran yang parah. Ia juga mengalami kondisi di mana ujung jari-jari tangannya tidak peka yang membuatnya tak bisa merasakan tonjolan titik-titik dalam huruf Braille.


Foto: Jonathan Wong

Kondisi ini justru membuatnya pantang menyerah, gadis berusia 20 tahun itu menemukan jalan alternatif untuk membaca huruf Braille, yaitu dengan menggunakan bibirnya.

"Di kelas 1 SD, saya menyadari bahwa dia selalu membungkuk ke depan," ujar Mee-Lin Chiu, salah seorang guru di Ebenezer School & Home untuk anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan - yang merupakan satu-satunya sekolah untuk anak berkebutuhan khusus di Hong Kong yang khusus ditujukan untuk anak tunanetra.

"Dia mengatakan kepada saya itu dilakukan karena dia bisa membaca lebih jelas dengan menggunakan bibirnya ketimbang dengan tangannya."

Tsang sendiri mengakui bahwa, "Saya tahu ini bukan pendekatan yang biasa dan terlihat aneh. Bahkan saya sendiri tidak tahu bagaimana bisa sampai seperti ini," katanya sambil menyebut caranya ini adalah "keajaiban."

Meski Tsang mungkin bukanlah orang pertama yang menggunakan bibir untuk membaca huruf Braille, ia menjadi kasus yang jarang terjadi. "Ini untuk pertama kalinya saya mendengar tentang seseorang yang berhasil menggunakan bibir," kata Diane Wormsely, profesor di North Carolina Central University yang mengkhususkan diri dalam pendidikan untuk tunanetra. Chiu juga mengatakan bahwa Tsang adalah satu-satunya siswa di Ebenezer yang menggunakan bibir mereka - dan merupakan satu-satunya kasus yang ia ketahui terjadi di Hong Kong.



Penuh tantangan
Walau demikian, membaca huruf Braille dengan bibir bukanlah tanpa tantangan.

"Awalnya, tidak ada yang bisa menerimanya," kata Tsang. "Bahkan saat ini, banyak orang yang menganggapnya aneh... Ini bisa menimbulkan hal yang memalukan ketika saya membaca di tempat-tempat umum dan di depan orang yang tidak dekat dengan saya."

Membaca huruf Braille dengan bibir juga menimbulkan masalah kepraktisan karena buku-buku dalam huruf Braille biasanya berukuran besar dan berat.

Meski demikian, Tsang mengatakan ia merasa "bersyukur" masih bisa memiliki cara untuk belajar mengenai dunia melalui tulisan. Membaca adalah salah satu kegemarannya untuk mengisi waktu luang - sumber stimulasi intelektual sekaligus pelarian dari tekanan psikologis.

Ia juga percaya bahwa ia bisa mengatasi kekurangannya dengan kerja keras, tekad dan keinginan untuk mendorong dirinya melampaui zona nyamannya.

"Tanpa keberanian untuk menantang diri saya sendiri, tentu saja tidak mungkin mencapai kesuksesan," sahutnya.



Keluar zona nyaman
Di Ebenezer, kelas-kelas yang diikutinya hanya berisi oleh 10 siswa, yang sama-sama mengalami kekurangan yang membuat mereka dengan mudah menjalin persahabatan. Semua bahan pelajaran dibuat dalam huruf Braille dan para guru khusus dilatih untuk menghadapi anak tunanetra.

Namun di Kelas 7, Tsang memutuskan untuk meninggalkan zona nyamannya di Ebenezer dan pindah ke SMP umum, karena ingin meleburkan dirinya ke dalam lingkungan kehidupan yang lebih nyata. "Saya harus memfasilitasi masa adaptasi saya ke tengah masyarakat ketika saya menyelesaikan studi saya dan harus masuk ke tempat kerja," katanya.

Masa transisinya bersekolah di sekolah khusus anak perempuan Ying Wa di Hong Kong tidak selalu mudah. Kelas-kelas di sana jauh lebih besar dan para guru tidak mendapatkan pelatihan khusus untuk menghadapi siswa tunanetra. Tsang harus mengirimkan semua bahan pelajaran tertulisnya ke Ebenezer atau Hong Kong Society for the Blind untuk diterjemahkan ke dalam huruf Braille. Ia mengungkapkan, membaca dan menulis membuatnya harus menghabiskan waktu dua kali lipat lebih lama dibandingkan teman-teman sekolahnya.



Ia menyadari bahwa ia harus lebih mandiri dan memiliki keinginan yang lebih besar untuk mengungkapkan perasaan dan kebutuhanya kepada para staf sekolah dan siswa-siswa lainnya yang menyambut baik kehadirannya, namun tidak terbiasa berhadapan dengan siswa tunanetra.

Salah satu gurunya, Kwong Ho-Ka, mengatakan bahwa sejalan dengan waktu staf di sekolah belajar kapan harus turun tangan untuk membantu Tsang.

"Jika dia membutuhkan sesuatu, dia akan memberitahukan kami," kata Kwong, sambil menambahkan bahwa Tsang yang sangat mandiriberjalan di seputar sekolah tanpa bantuan, menggunakan tongkat dan tangga berjalan serta menggunakan tangga tanpa dibantu.

Kwong, yang terlihat sangat menyayangi Tsang, mengatakan bahwa meski Tsang tidak pernah dicemooh teman-temannya, integrasi sosial adalah proses yang berjalan secara bertahap.

"Dia memiliki teman-teman, namun dia bukan bagian dari beberapa kelompok pertemanan besar. Misalnya, sekelompok perempuan mungkin ngobrol soal budaya pop, namun mungkin akan sulit baginya untuk masuk dalam percakapan seperti itu. Dia mungkin tidak mengenali siapa yang sedang berbicara dan dia tidak akrab dengan budaya pop."



Jadi murid berprestasi
Upaya pantang menyerah Tsang pada akhirnya berbuah manis, ia mendapat nilai tertinggi dalam berbagai bidang studi seperti mata pelajaran Bahasa China, Inggris dan Studi Liberal. Walau demikian, ia sendiri terkejut mendapati hal ini.

"Saya merasa sangat kaget dan gembira ketika saya mendengar bahwa nilai-nilai saya untuk beberapa mata pelajaran melebihi dari harapan saya," sahutnya. "Saya merasa kerja keras saya tahun ini akhirnya terbayar."

Keberhasilannya untuk mencapai bangku kuliah dengan kerja keras, membuat Tsang setia pada filosofi hidupnya yang selama ini dipegangnya. "Ketidaknyamanan dan keterbatasan (kecacatan saya) akan mengikuti saya di sepanjang hidup saya ... dan saya harus memiliki keberanian untuk menghadapi kenyataan ... Saya akan mensyukuri apa yang saya masih miliki."

"Saya ingin mendorong semua orang untuk memiliki keberanian dan ketekunan untuk melalui semua pasang surut dalam kehidupan kita karena saya tahu setiap orang memiliki kesulitannya sendiri. Tapi satu hal yang pasti: di mana ada kemauan, di situ ada jalan."



















Kisah Inspirasi ! 8 Kebohongan Ibu Yang Penuh Cinta

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata, "Makanlah nak, aku masih kenyang!"

Kebohongan Ibu yang Pertama


Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di sungai dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingannya, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhanku.

Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan.

Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpit, aku berikan sedikit bagianku dan memberikannya kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata, "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan!"

Kebohongan Ibu yang Kedua



Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah ku dan kakak, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup.

Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api.

Aku berkata, "Ibu, tidurlah, sudah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata, "Kamu tidurlah duluan, aku belum mengantuk."

Kebohongan Ibu yang Ketiga



Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menungguku selama beberapa jam.

Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai, Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Melihat Ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk Ibu sambil menyuruhnya minum. Namun Ibu menjawab, "Minumlah nak, aku tidak haus!"

Kebohongan Ibu yang Keempat




Setelah kepergian Ayah karena sakit, Ibu yang malang harus merangkap sebagai Ayah dan Ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri.

Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil.

Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati Ibuku untuk menikah lagi. Tetapi Ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, Ibu berkata, "Saya lebih senang sendiri bersama kalian anak-anakku."

Kebohongan Ibu yang Kelima


Setelah aku sudah tamat dari sekolah dan bekerja, Ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi Ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kakak ku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan Ibu, tetapi Ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata, "Terima kasih Nak, Ibu masih punya duit."

Kebohongan Ibu yang Keenam



Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa dari sebuah perusahaan.

Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa Ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi Ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku, "Aku lebih suka disini."

Kebohongan Ibu yang Ketujuh


Setelah memasuki usianya yang tua, Ibu terkena penyakit kanker, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang Samudera Atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta.

Aku melihat Ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya.

Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuhnya sehingga Ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku menatap Ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat Ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi Ibu dengan tegarnya berkata, "Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan."

Kebohongan Ibu yang Terakhir


Setelah mengucapkan kebohongannya yang terakhir, Ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.
"Berbaktilah pada Ibumu, Ibumu, Ibumu, Ayahmu!"

Coba pikirkan lagi, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon Ayah dan Ibu kita? Berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan Ayah Ibu kita?

Di tengah-tengah aktivitas yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan Ayah Ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan Ayah dan Ibu yang ada di rumah.

Jika dibandingkan dengan kekasih kita, kita pasti lebih peduli dengan kekasih kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar kekasih kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum.

Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari kedua orang tua kita? Cemas apakah mereka sudah makan atau belum? Cemas apakah mereka sudah bahagia atau belum?

Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi Ayah dan Ibu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata menyesal di kemudian hari.

Sumber :
kidung

5 Kisah Perampok Paling Sial di Dunia

Tindak kejahatan biasanya sudah direncanakan dengan matang, atau malah sebaliknya, terjadi secara mendadak, namun pelakunya sama-sama berpikir agar tidak sial sebab kelakuannya itu.

Namun di beberapa tempat, penjahat melakukan tindakan terbilang bodoh. Ada yang merampok rumah duka. Ada pula yang hendak merampok rumah dipenuhi atlet karate, ini jelas menggelikan. Berikut ini 5 pelaku kejahatan paling apes di dunia:

1. Pencuri Hendak Menggasak Rumah Dipenuhi Atlet Karate


Seorang pencuri di Kota Manizales, Kolombia, bernasib apes sebab ternyata rumah yang menjadi sasarannya milik atlet karate nasional sabuk hitam Cristian Garces. Di rumah itu ternyata dia juga melatih beberapa murid dengan tingkatan hampir sama dengannya.

Sudah bisa diduga, pencuri itu babak belur dihajar Garces dan murid-muridnya, padahal dia sempat membawa beberapa barang berharga namun ketahuan. Penjahat itu diikat sementara Garces menelepon polisi.

2. Perampok Rumah Duka



Ada-ada saja ulah perampok di rumah duka di Kota Burjassot, Spanyol ini. Aksinya ketahuan oleh polisi namun dia masih berusaha mengakali aparat dengan berpura-pura mati.

Tapi polisi dengan sangat mudah menemukan dia lantaran si perampok mengenakan busana berantakan. Sementara mayat yang sedang disemayamkan biasanya dalam keadaan rapih.

Ulah pencuri itu ketahuan warga sekitar yang mendenga suara berisik tengah malam di rumah duka itu. Aparat tiba bersama pemilik rumah dan mendapati si perampok pura-pura terbujur kaku dalam sebuah peti mati.

3. Perampok Menelepon Untuk Memastikan Ketersediaan Uang


Ulah perampok satu ini tidak kalah bodohnya. Daniel Glen asal Kota Ontario, Kanada, menelepon pihak toko untuk memastikan apakah ada uang di mesin kasir. Lucunya lagi dia mengutarakan niat hendak merampok dan dia tidak ingin usahanya sia-sia lantaran mesin duit itu kosong. Aksinya itu ternyata sudah dua kali dia lakukan. Namun di kejadian sebelumnya dia sukses.

4. Perampok Ini Menulis Namanya di Tempat Kejadian



Ingin eksis dan cepat terkenal, seorang remaja 18 tahun bernama Peter Addison asal Kota Stockport, Inggris, malah menuliskan namanya di dinding rumah yang dia rampok bersama rekannya, Mark Ridgeway.

Mereka membawa barang-barang porselen berharga mahal serta semprotan pemadam kebakaran. Dia bahkan menuliskan namanya besar-besar di papan putih dengan spidol hitam, Peter Addison pernah kesini. Setengah jam setelah kejadian, Addison dengan mudah ditangkap polisi. Dia juga dikenal sebagai remaja biang onar di lingkungannya.

5. Perampok Masuk ke Rumah Atlet Anggar



Seorang pencuri bernama Pal Nagy di Ibu Kota Budapest, Hungaria memanjat tembok dan berusaha menggasak rumah seorang atlet anggar irgine Ujlaky. Mengetahui hal itu, perempuan 25 tahun yang juga mengkoleksi beberapa pedang di rumahnya langsung mengambil beberapa koleksinya dan mengayunkan ke arah Nagy.

Dalam sekejap pedang-pedang itu mengunci si pencuri dengan membenamkan beberapa bagian busana ke dinding. Salah satu pedang dipegang oleh Ujlaky mengarah tepat ke tenggorokan Nagy. Sementara bagi sang atlet yang ternyata menghadapi kompetisi minggu depan malah menjadikan peristiwa itu sebagai latihan yang menyenangkan.

Sumber :
merdeka

Kisah Sumpit Para Penghuni Neraka dan Surga

Seorang wanita yang telah bekerja sepanjang hidupnya dengan baik mempunyai satu keinginan, "Sebelum aku mati biarkan aku mengunjungi neraka dan surga." Keinginannya pun dikabulkan.


Ia dibawa ke sebuah ruang pesta besar. Sebuah meja besar nampak dengan jejeran makanan dan minuman lezat. Di sekitar meja, duduk orang yang terlihat sengsara karena kelaparan.

"Mengapa mereka seperti ini?" tanyanya pada Malaikat yang menemaninya.

"Lihatlah tangan mereka," jawab Malaikat.

Wanita itu melihat, ternyata lengan mereka ditempeli sumpit yang memanjang dari ujung jari hingga atas siku. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk menekuk siku. Alhasil meski tersedia beragam makanan lezat, mereka tidak dapat memasukkan makanan ke dalam mulut. Mereka pun hanya duduk dengan kelaparan, frustasi, dan sengsara.

"Ah, ini adalah neraka! Bawa aku pergi dari sini!"

Ia kemudian dibawa ke suatu tempat lainnya yang diyakininya pasti adalah surga. Sekali lagi ia menemukan dirinya dalam ruang pesta besar dengan meja yang bertumpuk makanan dan minuman lezat. Di sekitar meja, duduk orang yang tertawa, puas, dan gembira.

"Saya kira ini adalah surga, pastinya tidak ada sumpit di sini!" kata wanita itu.

"Oh, ya ada. Lihatlah, sama seperti di tempat sebelumnya, mereka pun ditempelkan sumpit dari ujung jari hingga atas siku. Tapi lihat, di sini orang telah belajar untuk memberi makan satu sama lain.”

Sumber :
intisari-online.com

Cerita Kapal Hantu Paling Terkenal Di Dunia

Ada banyak cerita tentang Kapal Hantu di dunia ini, dari  generasi ke generasi di ceritakan tentang cerita menyeramkan tersebut,  termasuk diantaranya :

1. The Octavius
http://www.didunia.net/

Cerita dimulai dari sebuah Kapal penangkap ikan paus bernama Herald
tahun 1775 di laut Arktik secara tidak sengaja menemukan sebuah kapal
besar terapung-apung di lautan. Ketika di Dekati baru diketahui kapal
tersebut bernama lambung The Octavius, The Octavius sendiri juga
merupakan kapal penangkap ikan paus, tak ada tanda-tanda kehidupan di
Kapal tersebut hingga seorang kru kapal Herald memberanikan diri untuk
menaiki kapal tersebut.


Secara mengejutkan kru tersebut menemukan
puluhan mayat kru kapal The Octavius tergeletak membeku, diduga
kru-kru tersebut mati kedinginansetelah lama tersesat di lau Arktik dan
kehabisan bekal. Yang paling mencengangkan ternyata Kapal The Octavius
telah dilaporkan hilang 13 Tahun yang lalu, jadi selama jeda waktu
tersebut Kapal tersebut hanya terombang-ambing di lautan, setelah
penemuan kapal tersebut hingga kini tersiar kabar banyak kapal-kapal
penangkap ikan melihat penampakan The Octaviusdi Lautan Arktik, ketika
didekati kapaltersebut mendadak menghilang di dalam kabut.

2. The Joyita

Ditahun 1955 sebuah kapal disewa oleh sekelompok nelayan yang berjumlah 25
orang yang digunakan untuk menangkap ikan di perairan Pasifik Selatan.
dalam persetujuaan antara pihak penyewa dan pemilik kapal yang harus
melapor setiap satu jam sekali namuan di jam ke 7 kapal tersebut tidak
melaporkan diri. Demi keselamatan para awak kapal maka dikerahkanlah
tim SAR untuk menemukan kapal tersebut.


Setelah pencarian yang  melibatkan semua tim SAR yang ada. The Joyita tak ditemukan sampai  akhirnya 5 minggu kemudian ditemukan terapung-apung sejauh 600 mil,  atau 1000km dari tempatnya menghilang.

Ketika kapal ditemukan tak satupun dari 25 awak kapal tersebut di temukan, para tim SAR hanya  menemukan kerusakan yang diduga sekelompok bajak laut telah menyerang
kapal ini. dari hasil penyeledikan pula ditemukan beberapa ceceran  darah di dek kapal, diduga para pembajak membunuh semua kru kapal dan  melemparnya ke laut.

3. The Lady Lovibond

Lady Lovibond adalah sebuah kapal yang digunakan sepasang pengantin baru
untuk melakukan bulan madu, pada waktu bersamaan bebeberapa kru juga di
ikut sertakan dalam kapal itu, salah satunya mantan pacar si istri yang
tidak diketahui oleh si suami yang bernama Simon Peel, mantan pacar si
istri merasa dendam lalu membunuh pasangan pengantin itu dan semua kru
dengan belati, dan ia sendiri menabrakan kapal tersebut ke gugusan
karang hingga tenggelam 13 Februari 1748.


Cerita keangkeran laut  itupun masih ada hingga sekarang, laporan terakhir dari para nelayan
yang pernah melihat kapal tersebut di tahun 1998 ketika melintasi  gugusan karang ditempat kapal tersebut tenggelam.

4. The Mary Celeste

Kapal bernama Mary Celeste, sebuah kapal dagang yang ditemukan tak berawak
dan terapung-apung di Samudera Atlantik pada tahun 1872. hal yang
paling mengerikan adalah ketika ditemukan kapal ini mengapung begitu
saja dilautan tanpa ditemukan satupun awak, padahal saat berangkat
kapal ini membawa setidaknya 80an awak


Temuan lain menyebutkan
kapal ini berada pada kondisi yang sangat amat baik, tak ada kerusakan
di dalam kapal bahkan layar kapalpun masih mengembang tanpa robek,
cerita menakutkan lainya dari kapal The Mary Celeste adalah posisi
barang-barang didalam kapal masih berada pada tempatnya.


Jika  kapal ini dibajak kemungkinan barang-barang berharga pastilah akan
menghilang dan setidaknya mungkin ada perlawanan yang bisa menimbulkan
kerusakan namun semua itu tidak ditemukan di kapal ini. kru kapal ini
bagai menghilang begitu saja secara misterius. beberapa teori gila
tentang kapal ini pun mulai muncul dari secara tidak sengaja memasuki
perairan segitiga bermuda sampai diculik Alien. namun semua itu tentang
The Mary Celeste akan tetap menjadi misteri hingga kini.

5. The Flying Dutchman
http://www.didunia.net/
Kapal pesiar Disney sedang melewai patung Kapal The Flying Duchman
Dan inilah cerita kapal hantu paling terkenal di dunia, The Flying 
Dutchman. sebuah kapal dagang asal Belanda pada tahun 1700an mengarungi
samudra untuk melakukan perjalanan ke daerah kolonial saat itu (diduga
Indonesia). taukahkamu di tahun 1700an terusan suez belum ada jadi jika
kapal-kapal asal eropa yang ingin ke asia harus memutari benua afrika,
daerah paling sulit dilalui saat itu adalah tanjung harapan, karena
disana pertemuan arus antara samudra Hindia yang hangat dan samudra
atlantik yang dingin menimbulkan arus laut paling ganas di dunia.
dinamai Tanjung harapan karena untuk melewati tanjung ini satu-satunya
yang dilakukan adalah berharap agar kapal tak ditelan arus ganas tanjung
harapan.


Arus ganas itupun memakan korban, sebuah kapal yang
dikapteni oleh Van der Decken berkebangsaan Belanda berputar ditanjung
tersebut karena tertelan arus laut, karena frustasi tak mampu keluar
dari arus tersebut Van der Decken akhirnya frustrasi dan menjadi gila
sehingga membunuh istrinya yang kebetulan dia ajak, tak berhenti sampai
disana ketika sudah kehilangan akal Van der Decken bersumpah ia akan
keluar dari pusaran raksasa yang lebarnya 300km akibat pertemuan 2 arus
samudra, "walau sampai kiamatpun aku akan menemukan jalan keluar dari
laut ini".


Tapi hal yang tidak ia ketahui tentang arus itu ialah
tak seperti kapal jaman sekarang yang menggunakan tenaga mesin akan
dengan mudah keluar dari arus itu. lain halnya jika yang berada di arus
itu adalah kapal layar tahun 1700an sudah pasti tak akan mampu.


sampai akhirnya kapal tersebut hilang dan hingga sekarang tak pernah
ditemukan, ada cerita mengatakan Van der Decken telah dikutuk karena
perkataannya. sehingga ia dikutuk untuk terus berada di lautan, banyak
cerita mengatakan melihat penampakan kapal tersebut hingga kini.

7 Kisah Kekuatan Cinta Sepanjang Sejarah

Cinta memang tidak mengenal logika. Ketika rasa itu sudah tertanam kuat di hati, semua hal bisa dengan mudah berubah 180 derajat. Tak heran, nyawa pun seringkali kalah mulia dibanding cinta.

Mungkin dewasa ini tak banyak kisah cinta sejati yang begitu menggetarkan layaknya Romeo dan Juliet. Dan, yang tercatat dalam sejarah peradaban manusia, rasanya 7 kisah di bawah ini bisa jadi inspirasi.

1. Antony dan Cleopatra
Ini kisah cinta antar bangsa, antara Mark Anthoni yang tampan dari Romawi dan Pharaoh terakhir dari Mesir, yaitu Cleopatra. Kisah ini berlangsung sekitar tahun 31 SM. Kisah ini kemudian diceritakan lagi oleh penulis terkenal Shakespeare yang membuat cerita ini terkenal di seluruh dunia.



Mark Anthony diceritakan meninggalkan istrinya, Octavia, karena tergoda oleh kecantikan Cleopatra yang akhirnya dinikahinya. Saudara laki-laki Octavia, yaitu Octavian, kemudian menghancurkan mereka berdua dengan meminjam pasukan Romawi.

Diceritakan, saat perang dengan Romawi, Mark Anthony mendapat kabar (yang ternyata kabar palsu) kalau Cleopatra terbunuh. Mark Anthony kemudian bunuh diri karena percaya akan berita itu. Cleopatra yang mendengar bahwa kekasihnya itu mati, akhirnya juga bunuh diri dengan racun. Cerita ini hampir mirip dengan kisah Romeo dan Juliet dari Verona, Italy.

2. Annie Oakley dan Frank Butler
Apabila kalian tahu film musikal Irlandia tahun 1940an yang berjudul "Annie Get Your Gun", itu merupakan inspirasi dari kisah nyata Annie Oakley dan Frank Butler.
 
Annie Oakley adalah seorang penembak. Pada tahun 1881, Baughman dan Butler mengadakan pertunjukan menembak di Cincinnati. Frank E Butler menantang para penembak lokal untuk beradu tembak. Namun Frank terkejut ketika tantangannya diterima oleh seorang yang bernama Annie Oakley. Dalam pertarungan mereka, Butler kalah dan Annie memenangkan perlombaan menembak tersebut.

Selain itu, Butler juga menjadi jatuh hati pada Annie dan akhirnya mereka menikah apda tanggal 20 Juni 1882. Frank kemudian pensiun dari menembak dan lebih fokus membangun rumah tangga bersama Annie. Annie akhirnya meninggal tahun 1926 dan Frank meninggal 18 hari kemudian.

3. Salim dan Anarkali
Pangeran Salim merupakan anak dari seorang kaisar Akbar (kaisar dari The Great Mughal) dan istrinya Mariam-uz-Zamani. Pangeran Salim dikenal sangat amburadul dan tidak sopan yang jatuh cinta pada seorang pelayan istana bernama Anarkali. Mereka berdua saling jatuh cinta, namun hal tersebut tidak direstui oleh ayahnya yang menganggap Anarkali sebagai wanita penggoda.


Ayahnya kemudian mencari segala jalan untuk memisahkan anaknya dari Anarkali. Sang ayah kemudian mengirim pangeran Salim untuk sebuah tugas, dan ketika itu juga Anarkali dikuburkan hidup-hidup di tembok batu. Cerita ini membuat setiap pasangan menitikkan air mata ketika mendengarkannya

4. Juan dan Evita Peron
Juan dan Evita Peron adalah pasangan Argentina sekitar tahun 1940an. Evita sendiri merupakan istri kedua Juan yang adalah presiden Argentina. Evita menjadi ibu negara dari tahun 1946 sampai ia meninggal tahun 1952.

 
Latar belakang Evita sendiri adalah seorang artis. Dan Juan Dominggo jatuh cinta pada Evita muda dan menikahinya. Peran politik keduanya sangat berpengaruh sehingga dapat mengubah wajah Argentina, bahkan mereka dijuluki pasangan politik terbaik di era itu. Sahabat anehdidunia.com Evita sendiri akhirnya meninggal akibat kanker.

5. Tristan dan Isolde
Isolde adalah anak perempuan dari Raja Irlandia. Ia kemudian bertunangan dengan raja Mark dari Cornwall, namun sebenarnya ia jatuh cinta dengan Tristan yang merupakan kemenakan dari raja Mark. Perselingkuhan mereka bahkan berlanjut saat Isolde menikah dengan raja Mark.


Akhirnya perselingkuhan ini diketahui oleh raja Mark. Namun, begitu besar cinta sang raja pada istrinya, ia memaafkan istrinya. Akan tetapi sang raja mengusir kemenakannya itu dari Cornwall. Tristan akhirnya pergi ke Britanny dan tertarik dengan Iseult karena namanya mirip dengan Isolde. Mereka menikah.

Nyatanya, Tristan tidak dapat melupakan Isolde. Ini membuatnya jatuh sakit dan menulis surat pada Isolde dan berharap Isolde dapat mengobati luka hatinya ini. Apabila Isolde setuju ingin datang dan menemui Tristan, maka ia harus menaiki kapal berwarna putih. Apabila tidak, kapal harus berwarna hitam.

Iseult yang tidak ingin berpisah dengan Tristan, berbohong pada Tristan dengan mengatakan bahwa ia melihat kapal hitam. Tristan akhirnya meniggal dalam kesedihan sebelum Isolde datang menemuinya. Isolde pun akhirnya meninggal karena patah hati.


6. Prince Edward dan Wallis Simpson
Demi cintanya pada Wallis Simpson, Pangeran Edward rela mengorbankan kekayaan dan kekuasaannya. Pangeran Inggris ini jatuh cinta pada Wallis Simpson yang berkebangsaan Amerika dan sudah bersuami. Wallis Simpson akhirnya menceraikan suaminya dan memulai hidup barunya dengan Pangeran Edward. Wallis tentu saja tidak dapat menjadi ratu Inggris karena berkebangsaan Amerika.

 
Pangeran Edward sendiri naik tahta pada tahun 1936, namun segera turun tahta agar dapat menikahi kekasihnya itu. Pangeran Edward akhirnya meninggal pada tanggal 28 may 1972. Wallis kemudian menyendiri dan akhirnya meninggal 14 tahun kemudian pada tanggal 24 April 1986.

7. Pyramus dan Thisbe
Ini adalah kisah cinta yang populer dari Babilonia. Kisah cinta ini dimulai pada tahun 331 SM. Pyramus adalah pria tampan yang merupakan teman kecil dari Thisbe. Mereka hidup di lingkungan yang sama dan cinta tumbuh di antara mereka, namun ditentang oleh orang tua mereka.


Mereka kemudian memutuskan untuk kabur dan bertemu di dekat sebuah pohon. Thisbe yang datang terlebih dahulu melihat seekor singa yang mulutnya berlumuran darah. Thisbe ketakutan dan lari. Ketika berlari ia menjatuhkan kerudungnya sehingga diambil oleh singa itu.

Ketika itu Pyramus tiba dan melihat kerudung Thisbe di mulut singa itu (yang berlumuran darah). Dalam kesedihan yang mendalam, Pyramus kemudian bunuh diri dengan pedang di tangannya. Thisbe yang tidak dapat hidup tanpa Pyramus, kemudian bunuh diri dengan pedang yang sama

Cerita Pilu 4 Inovator Teknologi

Kemajuan teknologi digital sering menghasilkan cerita sukses bagi pengembangnya. Hidup bergelimang uang, punya perusahaan raksasa, dan lainnya.

Bagaimanapun, tidak semua penemu menikmati kejayaan dari hasil kerja keras mereka. Beberapa mengalami kisah pedih, bahkan hingga akhir hidupnya. Empat contoh di bawah ini bisa menjadi bukti

Alan Turing
 
Turing, bernama lengkap Alan Mathison Turing, adalah ahli kripto analisis dan ilmuwan di bidang komputer asal Inggris yang memiliki peran besar dalam pengembangan komputer dunia. Masa jaya Turing adalah saat Perang Dunia II, ketika itu ia bahkan sempat mengepalai unit yang bertugas khusus menganalisa dan memecahkan kode sandi Jerman.

Prestasi: Nama Turing menjadi legenda lewat konsep bernama Turing Machine. Konsep algoritma dan komputansi ini bahkan, menurut majalah Time, merupakan landasan dari seluruh komputer yang ada di dunia. Turing pun menjadi abadi lewat Turing Test, sebuah uji untuk membuktikan apakah sebuah sistem komputer mampu 'berpikir' dengan membandingkan jawaban komputer dengan jawaban manusia pada serangkaian pertanyaan.

Tragedi: Turing memiliki orientasi seksual menyukai sesama jenis. Pada masa hidupnya, homoseksualitas merupakan hal terlarang di Inggris. Akibatnya, untuk menghindari penjara, Turing menjalani terapi dengan hormon dan bahan kimia. Pada 1954 Turing ditemukan meninggal keracunan sianida, konon ia melakukan bunuh diri.


Charles Babbage adalah bangsawan Inggris yang hidup di abad 19. Ia
merupakan ahli di bidang matematika, insinyur mekanik dan filosofi.
Babbage juga dikenal sebagai seorang penemu.

Prestasi: Babbage
boleh dibilang sebagai orang pertama yang menelurkan konsep komputer
yang bisa diprogram. Bukan hanya konsep, Babbage pun mencoba membuat
mesin-mesin yang bisa membuktikan konsep yang diutarakannya.
Menakjubkannya, mesin yang dibuat dengan batasan kemampuan teknis pada
abad 19 itu seharusnya bisa menjadi cikal-bakal komputer.

Tragedi:
Sayangnya, Babbage tak pernah bisa menyelesaikan mesinnya tersebut.
Konon, ambisi Babbage soal mesin tersebut melampaui kemampuannya
sendiri. Belum lagi pribadi Babbage yang dikisahkan cenderung naik-turun
membuatnya selalu beralih dari satu proyek ke proyek lainnya.

Dani Bunten
 
Dani Bunten (Danielle Bunten Berry / Daniel Paul Bunten) adalah desainer game yang berjaya pada tahun 1980-an. Namanya sering dikaitkan dengan legenda game Sid Meier karena konon Dani punya kesempatan menggarap game Civilization yang melambungkan nama Meier.

Prestasi: Dani Bunten meraih sukses lewat game bertajuk M.U.L.E pada kisaran 1980-an. Game ini merupakan salah satu game multiplayer awal yang sukses dan banyak dijadikan rujukan game-game berikutnya. Game Bunten lainnya yang cukup ternama adalah The Seven Cities of Gold.

Tragedi: Setelah tiga kali gagal dalam pernikahannya sebagai pria, Bunten akhirnya memilih untuk hidup sebagai seorang wanita. Bahkan ia melakukan operasi kelamin, yang di kemudian hari ia sesali. Bunten meninggal pada 1998 setelah didiagnosa mengidap kanker paru-paru, ia belum sempat menyelesaikan game M.U.L.E versi internet.

Joybubbles
 
Joybubbles, lahir dengan nama Joe Engressia, adalah seorang pelopor dalam dunia hacking. Ia terlahir sebagai seorang tuna netra dan memiliki kemampuan mendengarkan dan menyuarakan nada dengan sempurna.

Prestasi: Joybubbles merupakan pelopor phreaking, alias membobol jaringan telepon untuk membuat panggilan telepon tanpa membayar. Ketika itu ia mampu melakukannya dengan menyiulkan sebuah nada khusus di gagang telepon. Kemampuan Joe kemudian diikuti oleh Captain Crunch (Jon Draper) dengan menggunakan peluit hadiah sebuah produk sereal.

Tragedi: Legenda Joybubbles dibarengi kisahnya yang muram dengan masa kanak-kanak yang tidak bahagia dan diwanai penyiksaan. Joe mengatasi trauma ini dengan membuat Church of Eternal Childhood, mengubah namanya secara legal menjadi Joybubbles dan mendeklarasikan usianya sebagai 5 tahun untuk selamanya. Masa-masa terakhir hidupnya dihabiskan di apartemen kecil tanpa lampu yang dipenuhi perangkat telepon, boneka binatang, rekaman lawas dan mainan plastik.

Tempat Tempat Yang Dipercaya Dapat "mengentengkan" Jodoh

Ada banyak lokasi yang dipercaya mempunyai mitos tertentu. Di beberapa
tempat berikut ini, masyarakat percaya bahwa tempat itu bisa membuat
seseorang enteng jodoh.

Tidak perlu melakukan ritual tertentu atau syarat yang rumit, di beberapa tempat cukup membasuh muka, atau berendam. Maka jodoh pun akan segera datang.
Percaya atau tidak, berikut ini adalah beberapa lokasi yang bisa membuat kamu enteng jodoh.
NB : Bukannya mendahului Takdir Tuhan cuma memberi pelajaran wawasan yang luas aja. hahay.....

1. Jembatan Akar Painan
Jembatan Akar Painan
Jembatan ini terbuat dari akar dua pohon beringin yang disatukan oleh warga
setempat yang bernama Pakih Sokan. Jembatan ini menghubungkan dua desa,
yaitu Dusun Pulut dan Lubuk Silau di Koto Bayang, Kabupaten Pesisir
Selatan yang terpisahkan oleh Sungai Batang Bayang.


2. Goa Nagaraja
Goa Nagaraja
Goa Nagaraja terletak di Gunung Selok, Banyumas, Jawa Tengah. Goa ini juga
bisa ditempuh dari arah Cilacap, tepatnya dari Desa Karang Benda. Goa
ini dianggap keramat karena mempunyai beberapa keistimewaan.


Selain  banyak digunakan sebagai tempat semedi untuk mencari pesugihan,
mendapatkan kedudukan dan banyak tujuan lainnya. Mandi di goa ini juga
dipercaya bisa membuat orang yang melakukannya enteng jodoh.


3. Umbul Jumprit
Umbul Jumprit
Mata Air Umbul Jumprit terletak di Gunung Sindoro, Magelang, Jawa Tengah.
Mata air ini terletak di wana wisata yang dikelola oleh Pemerintah
Kabupaten Temanggung. Air di Umbul Jumprit dipercaya bisa membuat wajah
awet muda, enteng rejeki, dan tentunya enteng jodoh.


Selain itu,  bisa sebagai sarana membersihkan energi negatif dan membuang sial. 
Apapun mitos yang beredar, yang jelas Umbul Jumprit adalah sumber mata
air sungai Progo yang tidak pernah kering meskipun musim kemarau.
Pemandangan alamnya pun indah, dengan hutan pinus yang membentang dan
udara segar yang baik untuk kesehatan.


4. Air Terjun Sekar Langit
Air Terjun Sekar Langit
Pernah dengar kisah Joko Tarub yang mencuri selendang bidadari, kemudian
menjadikan bidadari itu istrinya? Nah, air terjun Sekar Langit ini
dipercaya sebagai lokasi tempat kejadian perkara pencurian selendang
bidadari tersebut.


Air terjun ini selain dipercaya bisa membuat
siapa saja yang mandi disana enteng jodoh, juga dipercaya bisa
membesarkan payudara. Caranya, mandilah di bawah air terjun, air yang
turun harus langsung menyentuh payudara sebelum air tersebut menyentuh
tanah. Berminat mencoba?


Taman Sare
Taman Sare yang berada di Kabupaten Sumeep dipercaya mempunyai kekuatan
ajaib. Taman ini dulunya adalah kolam pemandian dayang-dayang dan istri
para raja. Letak kolam ini berada di sebelah timur Pendopo Agung
Kabupaten Sumenep.


Air kolam ini dipercaya dapat menambah aura
kecantikan dan bikin cepat dapat jodoh.  Selain itu dipercaya bisa
dipakai untuk obat bila airnya diminum. Konon, kecantikan para putri
Keraton Sumenep salah satunya adalah karena rutin mencuci muka dengan
air yang berasal dari Taman Sare ini.


6. Tuk Bimo Lukar
Tuk Bimo Lukar
Tuk Bimo Lukar adalah mata air suci bagi umat Hindu kuno, letaknya di
pegunungan Dieng, Jawa Tengah. Tuk Bimo Lukar terbuat dari batu purba
yang disimbolkan dengan batu lingga yang menyerupai alat kelamin pria,
dan batu yoni yang menyerupai alat kelamin wanita, berupa batu persegi
empat yang tengah-tengahnya terdapat lubang untuk menampung air dari
pancuran lingga tersebut.


Mitos yang beredar disini adalah, siapapun
yang mencuci muka dengan air Tuk Bimo Lukar, maka wajahnya akan tampak
awet muda. Selain itu, air Tuk Bimo Lukar juga dipercaya bisa membuat
seseorang enteng jodoh. Mau mencoba?


7. Molii Sahatu
Molii Sahatu
Molii Sahatu adalah mata air yang berada di Wakatobi, mata air ini juga
sering disebut Mata Air Seratus. Konon, di Molii Sahatu, air yang ada
di sana bisa meringankan jodoh, rejeki, jabatan, hingga menyembuhkan
penyakit.


Mata air ini, meski menyatu dengan air laut, namun rasanya tetap tawar dan langsung bisa diminum.

8. Wendit
Wendit
Pemandian Wendit terletak di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Nama Wendit berasal dari kata Wendito yang berarti Pendeta. Meski
sudah diubah menjadi kawasan wisata modern, masyarakat sekitar masih
percaya bahwa mata air ini bisa membuat awet muda, murah rejeki dan
enteng jodoh.

8 Kasus Yang Masih Menjadi Misteri Di Indonesia

Tidak hanya di luar  negeri terjadi kasus orang hilang atau pun peristiwa yang tetap menjadi
misteri baik itu motif, atau pun siapa pelaku atas berbagai kasus-kasus
yang menjadi misteri dan tak terpecahkan (sengaja ditutupi) hingga kini.


Berikut dibawah ini  adalah beberapa kasus besar di Indonesia yang hingga kini tetap masih
menjadi misteri dan belum tuntas penyelesaiannya baik secara hukum
maupun keberadaan fisik ataupun siapa pelaku sebenarnya. 

1. Kasus Sum Kuning (1970)
http://www.yudhe.com/wp-content/uploads/2013/02/sum-kuning.jpg

Ini adalah kasus getir dan pahit  dari seorang gadis muda bernama Sumarijem seorang gadis muda dari kelas bawah seorang penjual telur dari
Godean Yogyakarta yang (maaf) diperkosa oleh segerombolan anak
pejabat dan orang terpandang di kota Yogyakarta kala itu.Kasus ini merebak
menjadi berita besar ketika pihak penegak hukum
terkesan mengalami kesulitan untuk membongkar kasusnya hingga tuntas.
Pertama-tama Sum Kuning disuap agar tidak melaporkan kasus ini kepada
polisi. Belakangan oleh polisi tuduhan Sum Kuning dinyatakan sebagai dusta. Seorang
pedagang bakso keliling dijadikan kambing hitam dan dipaksa mengaku
sebagai pelakunya.


Tanggal 18 September 1970 Sumarijem yang saat
itu berusia 18 tahun tengah menanti bus di pinggir jalan dan tiba-tiba
diseret masuk kedalam sebuah mobil oleh beberapa pria, didalam mobil
Sumarijem (Sum Kuning) diberi bius (Eter) hingga tak sadarkan diri, Ia
dibawa ke sebuah rumah di daerah Klaten dan diperkosa bergilir hingga
tak sadarkan diri.


Kasus ini cukup pelik karena menurut Jendral
Pur Hoegeng mantan Kapolri bahwa para pelaku pemerkosaan adalah anak-anak
pejabat dan salah seorang diantaranya adalah anak seorang pahlawan
revolusi (Hoegeng-Oase menyejukkan di tengah perilaku koruptif para
pemimpin bangsa, penerbit Bentang).


Dalam bukunya juga disebutkan bahwa Sum Kuning
ditinggalkan ditepi jalan, Gadis malang ini pun melapor ke polisi.
Bukannya dibantu, Sum malah dijadikan tersangka dengan tuduhan membuat
laporan palsu.


Dalam pengakuannya kepada wartawan, Sum mengaku disuruh mengakui cerita
yang berbeda dari versi sebelumnya. Dia diancam akan disetrum jika tidak
mau menurut. Sum pun disuruh membuka pakaiannya, dengan alasan polisi
mencari tanda palu arit di tubuh wanita malang itu.Karena
melibatkan anak-anak pejabat yang berpengaruh, Sum malah dituding
anggota Gerwani. Saat itu memang masa-masanya pemerintah Soeharto gencar
menangkapi anggota PKI dan underbouw-nya, termasuk Gerwani.Kasus
Sum disidangkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Sidang perdana yang
ganjil ini tertutup untuk wartawan. Belakangan polisi menghadirkan
penjual bakso bernama Trimo. Trimo disebut sebagai pemerkosa Sum. Dalam
persidangan Trimo menolak mentah-mentah. Jaksa menuntut Sum
penjara tiga bulan dan satu tahun percobaan. Tapi majelis hakim menolak
tuntutan itu. Dalam putusan, Hakim Ketua Lamijah Moeljarto menyatakan
Sum tak terbukti memberikan keterangan palsu. Karena itu Sum harus
dibebaskan.Dalam putusan hakim dibeberkan pula nestapa Sum
selama ditahan polisi. Dianiaya, tak diberi obat saat sakit dan dipaksa
mengakui berhubungan badan dengan Trimo, sang penjual bakso. Hakim juga
membeberkan Trimo dianiaya saat diperiksa polisi.


Hoegeng terus memantau perkembangan kasus ini. Sehari setelah vonis
bebas Sum, Hoegeng memanggil Komandan Polisi Yogyakarta AKBP Indrajoto
dan Kapolda Jawa Tengah Kombes Suswono. Hoegeng lalu memerintahkan
Komandan Jenderal Komando Reserse Katik Suroso mencari siapa saja yang
memiliki fakta soal pemerkosaan Sum Kuning."Perlu diketahui
bahwa kita tidak gentar menghadapi orang-orang gede siapa pun. Kita
hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi kalau salah tetap kita
tindak," tegas Hoegeng.Hoegeng membentuk tim khusus untuk
menangani kasus ini. Namanya 'Tim Pemeriksa Sum Kuning', dibentuk
Januari 1971. Kasus Sum Kuning terus membesar seperti bola salju.
Sejumlah pejabat polisi dan Yogyakarta yang anaknya disebut terlibat,
membantah lewat media massa.Belakangan Presiden Soeharto sampai
turun tangan menghentikan kasus Sum Kuning. Dalam pertemuan di istana,
Soeharto memerintahkan kasus ini ditangani oleh Team pemeriksa Pusat
Kopkamtib. Hal ini dinilai luar biasa. Kopkamtib adalah lembaga negara
yang menangani masalah politik luar biasa. Masalah keamanan yang
dianggap membahayakan negara. Kenapa kasus perkosaan ini sampai
ditangani Kopkamtib??


Dalam kasus persidangan perkosaan Sum,
polisi kemudian mengumumkan pemerkosa Sum berjumlah 10 orang. Semuanya
anak orang biasa, bukan anak penggede alias pejabat negara. Para
terdakwa pemerkosa Sum membantah keras melakukan pemerkosaan ini. Mereka
bersumpah rela mati jika benar memerkosa.


Kapolri Hoegeng sadar. Ada kekuatan besar untuk membuat kasus ini menjadi bias.


Tanggal 2 Oktober 1971, Hoegeng dipensiunkan sebagai Kapolri. Beberapa pihak
menilai Hoegeng sengaja dipensiunkan untuk menutup kasus ini.


Sum sendiri kemudian bekerja di Rumah Sakit Tentara di Semarang. Dia
kemudian menikah dengan seorang pria yang sudah dikenalnya saat masih
dirawat.


Tapi siapakah pelaku pemerkosaan sebenarnya dari Sum
Kuning masih menjadi tanda tanya besar sampai saat ini sebab baik Sum
Kuning tetap pada pendiriannya bahwa pemerkosanya adalah sekumpulan anak
pejabat maupun 10 pemuda anak orang biasa yang diajukan ke pengadilan
dan membantah habis-habisan tuduhan yang diajukan kepada mereka dan
dijadikan sebagai kambing hitam untuk menutupi para pelaku sebenarnya. 

2. Menghilangnya 13 Aktifis menjelang Reformasi


Menjelang Reformasi di  tahun 1998 ada sekitar 13 orang aktivis yang diculik paksa oleh militer  dan hingga kini keberadaan mereka masih menjadi misteri, jika mereka
sudah meninggal dimanakah mereka dikuburkan dan alasan apa yang
menyebabkan sehingga militer menculik ke-13 orang aktivis ini. Mereka
adalah Yanni Afri, Sonny, Herman Hendrawan, Dedy Umar, Noval Alkatiri,
Ismail, Suyat, Ucok Munandar Siahaan, Petrus Bima Anugerah, Widji Tukul,
Hendra Hambali, Yadin Muhidin dan Abdun Nasser.


Pasukan Kopassus dari tim mawar dianggap bertanggung jawab atas peristiwa menghilangnya ke-13  aktivis tersebut dimana ada 24 orang yang diculik namun 9 orang berhasil bebas yakni Aan Rusdiyanto, Andi Arief, Desmon J Mahesa, Faisol Reza,
Haryanto Taslam, Mugiyanto, Nezar Patria, Pius Lustrilanang dan Raharja
Waluya Jati.


Sementara 1 orang lagi  yakni Leonardus Nugroho (Gilang) yang sempat dinyatakan hilang lalu 3  hari kemudian ditemukan telah meninggal dunia di Magetan dengan luka  tembak dikepalanya.


Karena kasus ini sempat  membuat heboh di tahun 1998 dan atas desakan berbagai pihak didalam  maupun luar negri pada tanggal 3 Agustus 1998 Panglima ABRI saat itu,
Jend Wiranto membentuk Dewan Kehormatan Perwira yang diketuai oleh Jend
TNI Soebagyo HS yang saat itu menjabat sebagai KSAD, dan wakil ketua
terdiri dari Let Jen TNI Fahrur Razi (Kasum ABRI), Let Jen Yusuf
Kartanegara (Irjen Dephankam) dan anggota yang terdiri dari : Let Jen
Soesilo Bambang Yudhoyono yang kini menjadi Presiden RI (Kassospol
ABRI), Let Jen Agum Gumelar (Gubernur Lemhanas), Let Jen Djamiri
Chaniago (Pangkostrad) dan Laksdya Achmad Sutjipto (Danjen AKABRI).


Pada tanggal 24 Agustus  1998 Letnan Jendral Prabowo Subianto selaku Panglima Komando Cadangan  Strategis (Pangkostrad) diberhentikan dari dinas kemiliteran.


Menindaklanjuti keputusan dari Menteri Pertahana/Panglima ABRI Jendral Wiranto, dilakukan
penyelidikan oleh PUSPOM ABRI dan selanjutnya diketahui bahwa tim mawar
dari Kopassus diduga bertanggung jawab terhadap kasus penculikan dan
penghilangan secara paksa para aktivis 1998 tersebut.


11 anggota Kopassus  diadili secara militer namun KONTRAS dalam siaran pers nya menyebutkan  :"Proses peradilan terhadap 11 anggota Kopassus terdakwa penculikan itu
tidak lebih hanya sebuah rekayasa hukum untuk memutus pertanggung
jawaban Letnan Jendral Prabowo Subianto yang sebenarnya paling
bertanggung jawab atas operasi ini. Hal tersebut
jelas bertolak belakang dengan hasil pemeriksaan DKP yang membuktikan
bahwa Letjen Prabowo lah yang bertanggung jawab atas penculikan itu,
karena itulah akhirnya ia dipensiunkan. Jadi secara keseluruhan kami
berkesimpulan bahwa persidangan itu tidak lebih dari sebuah pertunjukan
dagelan yang tidak lucu. Oleh sebab itu KontraS bersama keluarga korban
tetap menuntut Letjen Prabowo Subianto, Mayjen Muchdi PR serta Kolonel
Chairawan segera diseret ke pengadilan sebagai pihak yang paling
bertanggung jawab atas kasus penculikan ini”


 Pembacaan putusan pengadilan Mahkamah Militer Tinggi (Mahmilti) II
Jakarta dengan nomor perkara PUT. 25 – 16 / K- AD / MMT – II/ IV/ 1999.
Isi dari keputusan pengadilan menyatakan ;


No Nama Terdakwa Vonis / Hukuman


1 Mayor (Inf) Bambang Kristiono 22 bulan / dipecat, 2 Kapten (Inf) F.S
Multhazar 20 bulan / dipecat, 3 Kapten (Inf) Nugroho Sulistyo 20 bulan /
dipecat, 4 Kapten (Inf) Yulius Stevanus 20 bulan / dipecat, 5 Kapten
(Inf) Untung Budi Harto 20 bulan / dipecat, 6 Kapten (Inf) Dadang Hendra
Yuda 16 bulan / dipecat, 7 Kapten (Inf) Djaka Budi Utama 16 bulan /
dipecat, 8 Kapten (Inf) Fauka Noor Farid 16 bulan / dipecat, 9 Sersan
Kepala Sunaryo 12 bulan / dipecat, 10 Sersan Kepala Sigit Sugianto 12
bulan / dipecat, 11 Sersan Satu Sukadi 12 bulan / dipecat



Namun proses  pengadilan tersebut tetap saja tidak memberikan kepastian dimanakah
mereka menahan para aktivis tersebut dan jika sudah meninggal dimanakah
mereka menguburkan atau membuang mayat ke-13 aktivis yang hilang
tersebut. 

3. Penembak Misterius (Petrus) 1982-1985.


Petrus atau juga dikenal  sebagai operasi clurit dianggap oleh banyak orang sebagai sebuah operasi rahasia dimasa pemerintahan Orde Baru untuk menghabisi para Gali
(Gabungan anak liar) dan Preman yang dianggap meresahkan dan mengganggu
keamanan dan ketentraman masyarakat kala itu.


Hingga kini para pelaku Petrus tidak pernah tertangkap dan tidak jelas siapa pelakunya.


Kemungkinan besar adanya  operasi ini karena instruksi dari Presiden Soeharto di tahun 1982 saat  memberikan penghargaan kepada Kapolda Metro Jaya, Anton Soedjarwo atas
keberhasilannya membongkar kasus perampokan yang meresahkan masyarakat,
lalu ditahun yang sama Soeharto kembali meminta Polisi dan ABRI
dihadapan RAPIM ABRI untuk mengambil langkah pemberantasan yang efektif
dalam menekan angka kriminalitas.Karena permintaan atau perintah
Soeharto disampaikan pada acara
kenegaraan yang istimewa, sambutan yang dilaksanakan oleh petinggi
aparat keamanan pun sangat serius. Permintaan Soeharto itu sontak
disambut oleh Pangkopkamtib Laksamana Soedomo melalui rapat koordinasi
bersama Pangdam Jaya, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan Wagub DKI Jakarta
yang berlangsung di Markas Kodam Metro Jaya 19 Januari 1983. Dalam rapat
yang membahas tentang keamanan di ibukota itu kemudian diputuskan untuk
melaksanakan operasi untuk menumpas kejahatan bersandi Operasi Celurit
di Jakarta dan sekitarnya. Operasi Celurit itu selanjutnya diikuti oleh
Polri/ABRI di masing-masing kota serta provinsi lainnya. Para korban
Operasi Celurit pun mulai berjatuhan.


Petrus pada awalnya  beraksi secara rahasia namun lambat laun aksi mereka seperti sebuah
teror menakutkan bagi para bromocorah dan preman di kota-kota besar, 
pada tahun 1983 berhasil menumbangkan 532 orang yang dituduh sebagai
pelaku kriminal. Dari semua korban yang terbunuh, 367 orang di antaranya
tewas akibat luka tembakan. Tahun 1984 korban Petrus (Penembak
Misterius) yang tewas sebanyak
107 orang, tapi hanya 15 orang yang tewas oleh tembakan. Sementara tahun
1985, tercatat 74 korban Petrus (Penembak Misterius) tewas dan 28 di
antaranya tewas karena
tembakan. Secara umum para korban Petrus saat ditemukan dalam kondisi
tangan dan leher terikat. Kebanyakan korban dimasukkan ke dalam karung
dan ditinggal di tepi jalan, di depan rumah, dibuang ke sungai,
hutan-hutan, dan kebun. Yang pasti pelaku Petrus terkesan tidak mau
bersusah-susah membuang korbannya karena bila mudah ditemukan efek shock
therapy yang disampaikan akan lebih efektif. Sedangkan pola pengambilan
para korban kebanyakan diculik oleh orang tak dikenal atau dijemput
aparat keamanan. Akibat berita yang demikian gencar mengenai Petrus yang

berhasil membereskan ratusan penjahat, para petinggi negara pun akhirnya
berkomentar.ketika berita serupa hampir tiap hari muncul di seantero
Jakarta dan
massa mulai membicarakan masalah penembakan misterius, Benny Moerdani
sebagai Panglima Kopkamtib seusai menghadap Presiden Soeharto lalu
memberi pernyataan kepada pers bahwa penembakan gelap yang terjadi
mungkin timbul akibat perkelahiaan antar geng bandit. “Seiauh ini belum
pernah ada perintah tembak di tempat bagi peniahat yang ditangkap”
komentar Benny. Dan tak ada seorang pun wartawan yang saat itu berani
melaniutkan pertanyaan kepada jenderal yang dikenal sangat tegas dan
garang itu.


Kepala Bakin saat itu, Yoga Soegama juga memberikan pernyataan yang
bernada enteng bahwa masyarakat tak perlu mempersoalkan para penjahat
yang mati secara misterius. Tapi pernyataan yang dilontarkan man-tan
Wapres H. Adam Malik justru bertolak belakang sehingga membuat kasus
penembakan misterius tetap merupakan peristiwa serius dan harus
diperhatikan oleh pemerintah RI yang selalu menjunjung tinggi hukum.
“Jangan mentangmentang penjahat dekil langsung ditembak, bila perlu
diadili hari ini langsung besoknya dieksekusi mati. Jadi syarat sebagai
negara hukum sudah terpenuhi,” kecam Adam Malik sambil menekankan,
“Setiap usaha yang bertentangan dengan hukum akan membawa negara ini
pada kehancuran.”


Tindakan tegas para Penembak Misterius (Petrus) pada akhirnya memang menyulut pro dan kontra.
Pendapat yang pro, Petrus pantas diterapkan kepada target yang memang
jelas-jelas penjahat. Sebaliknya pendapat yang kontra menyatakan
keberatannya jika sasaran Petrus hanya penjahat kelas teri atau mereka yang
hanya memiliki tato tapi bukan penjahat beneran. Pendapat atau komentar
yang cukup kontroversial adalah yang dikemukakan oleh Menteri Luar
Negeri Belanda, Hans van den Broek, yang secara kebetulan sedang
berkunjung ke Jakarta pada awal Januari tahun 1984. Setelah bertemu
dengan Menlu Mochtar Kusumaatmadja, Broek secara mengejutkan berharap
bahwa pembunuhan yang telah mejnakan korban jiwa sebanyak 3.000 orang
itu pada waktu mendatang diakhiri dan Indonesia juga diharapkan dapat
melaksanakan konstitusi dengan tertib hukum. Menlu Mochtar sendiri
menjawab bahwa peristiwa pembunuhan misterius itu terjadi akibat
meningkatnya angka kejahatan yang mendekati tingkat terorisme sehingga
masyarakat merasa tidak aman dan main hakim sendiri.


Atas pernyataan Menlu Belanda itu, Benny yang merasa kebakaran
jenggot sekali lagi harus tampil untuk meluruskan tuduhan tadi. Ia
kembali menegaskan bahwa pembunuhan yang terjadi karena perkelahian
antar geng. “Ada orang-orang yang mati dengan luka peluru, tetapi itu
akibat melawan petugas. Yang berbuat itu bukan pemerintah. Pembunuhan
itu bukan kebijaksanaan pemerintah,” tegasnya. Namun persoalan
penembakan itu akhirnya tidak lagi misterius meskipun para pelakunya
hingga saat ini tetap misterius dan tidak terungkap. Beberapa tahun
kemudian Presiden Soeharto justru memberikan uraian tentang latar
belakang permasalahannya dimana ia mengatakan Tindakan keamanan tersebut memang terpaksa dilakukan sesudah aksi
kejahatan yang terjadi di kota-kota besar Indonesia semakin brutal dan
makin meluas. Seperti tertulis dalam bukunya Benny Moerdani hal 512-513
Pak Harto berujar : “Dengan sendirinya kita harus mengadakan treatment
therapy, tindakan yang tegas. Tindakan tegas bagaimana? Ya harus dengan
kekerasan. Tetapi kekerasan itu bukan lantas dengan tembakan, dor-dor!
Begitu saja. Bukan! Tetapi yang melawan, ya mau tidak mau harus
ditembak. Karena melawan, maka mereka ditembak. Lalu ada yang mayatnya
ditinggalkan begitu saja. Itu untuk shock therapy, terapi goncangan.
Supaya orang banyak mengerti bahwa terhadap perbuatan jahat masih ada
yang bisa bertindak dan mengatasinya. Tindakan itu dilakukan supaya bisa
menumpas semua kejahatan yang sudah melampui batas perikemanusiaan.
Maka kemudian redalah kejahatan-kejahatan yang menjijikkan itu”


Namun jika para petinggi
militer maupun presiden sendiri menyatakan bahwa penembakan terhadap
para preman karena melawan saat hendak ditangkap bagaimana Moerdani
menjelaskan para korban Penembakan Misterius yang ditemukan dalam
goni-goni dengan tangan terikat atau yang dihanyutkan di sungai? atas
kordinasi siapakah para Penembak Misterius itu menjalankan perintah? 


4. Kasus Kematian Peragawati Terkenal Dietje


Diera tahun 1980an ada
seorang peragawati ternama yang cantik bernama Dietje yang bernama
lengkap Dietje (Dice) Budimulyono/Dice Budiarsih, ia tewas dibunuh
dengan tembakan berulang kali oleh seorang yang ahli dalam menembak
kemudian mayat nya dibuang disebuah kebun karet dibilangan kalibata yang
sekarang menjadi komplek perumahan DPR. Setelah kasus tersebut marak di
media massa, Polisi akhirnya menangkap seorang tua renta yang nama
aslinya tidak diketahui dan hanya dikenal dengan panggilan Pakde dikenal
juga sebagai Muhammad Siradjudin, konon ia adalah seorang dukun. Yang
entah dengan alasan dan motif apa yang tidak jelas ia dianggap sebagai
pembunuh Dietje. Bagi Polis Motif tidak begitu penting karena Polisi
mengungkapkan bahwa "katanya" mereka "Memiliki bukti yang kuat".


Pak De membantah sebagai pembunuh Ditje seperti yang tercantum dalam BAP
yang dibuat polisi. Pengakuan itu, menurut Pak De dibuat karena tak
tahan disiksa polisi termasuk anaknya yang menderita patah rahang.
Ketika itu, Pak De mengajukan alibi bahwa Senin malam ketika pembunuhan
terjadi, dia berada di rumah bersama sejumlah rekannya. Saksi-saksi yang
meringankan untuk memperkuat alibi saat itu juga hadir di pengadilan.
Namun, saksi dan alibi yang meringankan itu tak dihiraukan majelis
hakim.


Akhirnya Pakde dijatuhi
hukuman penjara seumur hidup namun publik saat itu sudah mengetahui
rumor bahwa Dietje menjalin hubungan asmara dengan menantu dari orang
paling berkuasa di Indonesia saat itu. Dan tentu saja kasus seperti ini
tidak akan pernah terungkap dengan benar. Karena pemilik informasi
satu-satunya kepada media atau publik berasal
dari polisi. Dan bisa jadi, publik digiring dengan sekuat tenaga, untuk
‘meyakini’ bahwa benarlah yang membunuh Dietje adalah Pakde.


Dietje disebutkan dipakai
sebagai "Jasa" oleh seorang eks petinggi militer yang terjun ke dunia
usaha dan untuk memuluskan bisnisnya Dietje dipakai oleh sang eks
petinggi militer untuk menyenangkan menantu orang paling berkuasa di
Indonesia,  Hasil dari jasa Dietje, sang ‘jenderal’ pengusaha mendapat
satu kontrak
besar pembangunan sebuah bandar udara modern. Tapi hubungan Dietje
berlanjut jauh dengan sang menantu. Ketika perselingkuhan itu ‘bocor’ ke
keluarga besar, keluar perintah memberi pelajaran kepada Dietje, hanya
saja ‘kebablasan’ menjadi suatu pembunuhan. Dietje ditembak di bagian
kepala pada suatu malam tatkala mengemudi sendiri mobilnya di jalan
keluar kompleks kediamannya di daerah Kalibata. Pak ‘De’ Siradjuddin
yang dikenal sebagai guru spiritualnya dikambinghitamkan, ditangkap,
dipaksa mengakui sebagai pelaku, diadili dijatuhi hukuman seumur hidup
dan sempat dipenjara
bertahun-tahun lamanya, Hingga akhirnya Pak De mendapat grasi dari
Presiden BJ Habibi dimana hukuman Pak De dirubah dari seumur hidup
menjadi 20 tahun di tahun 1999.Akhirnya 27 Desember 2000 Pak De dapat
meninggalkan hotel prodeo setelah pemerintah memberikan kebebasan
bersyarat. Setelah
menghirup udara bebas, Pak De lebih sering
mengurusi ayam-ayamnya. Tubuhnya telah lama layu. Kumis tebalnya juga
sudah berwarna kelabu. Kepada setiap orang kembali Pak De menyatakan: “Pak De tidak membunuh Ditje". Pak De dalam kasus pembunuhan itu merasa menjadi kambing hitam oleh polisi dan Polda Metro Jaya. "Sebenarnya saat itu polisi tahu pembunuhnya,"
kata Pak De. Siapakah pelakunya? Pak De menyebut-nyebut sejumlah nama
yang saat itu dekat dengan kekuasaan. Entahlah, sebab di negeri ini
keadilan tidak berlaku bagi rakyat kecil 


5. Kasus Pembunuhan Udin
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/05/02/153504_16-tahun-berlalu--ibu-udin-menuntut-keadilan_663_382.jpg

Udin adalah seorang
wartawan Harian Bernas di Yogyakarta yang tewas terbunuh oleh seseorang
tidak dikenal. Udin yang bernama asli Fuad Muhammad Syafrudin pada
selasa malam 13 Agustus 1996 kedatangan seorang tamu misterius yang
kemudian menganiyaya dirinya dan pada tanggal 16 Agustus 1996 Udin harus
mengembuskan nafas terakhirnya.


Udin tercatat sebagai seorang wartawan yang kritis terhadap kebijakan pemerintah Orde Baru dan militer.


Kasus Udin menjadi ramai
karena Kanit Reserse Polres Bantul, Serka Edy Wuryanto dilaporkan telah
membuang barang bukti dengan membuang sampel darah Udin ke laut dan
mengambil buku catatan Udin dengan dalih penyelidikan dan penyidikan.


Kasus Udin menjadi gelap
akibat hilangnya beberapa bukti penting dalam pengungkapan kasus
kematian sang wartawan dan juga terdapat beberapa orang yang dikambing
hitamkan atas peristiwa kematian Udin.


Seorang wanita bernama
Tri Sumaryani mengaku ditawari dengan imbalan sejumlah uang untuk
membuat pengakuan bahwa ia dan Udin telah melakukan hubungan gelap dan
suaminya lah yang telah membunuh Udin.


Lalu Dwi Sumaji alias
Iwik  seorang supir dari Dymas Advertising Sleman diculik di perempatan
Beran Sleman lalu dibawa ke Hotel Queen of the South Parangtritis dan
dipaksa oleh Serka Edy Wuryanto yang memiliki nama panggilan Franky agar
mengaku sebagai pembunuh Udin, sebelumnya di sebuah losmen bernama
Losmen Agung yang juga berada di parangtritis Iwik dicekoki
berbotol-botol minuman keras hingga mabuk dan disuguhi wanita penghibur
dan diberi janji uang, pekerjaan yang layak serta jaminan hidup buat
keluarganya dimana sebelumnya ia dijebak oleh Edy Wuryanto dengan dalih
pembicaraan bisnis Billboard. Di pengadilan Iwik mencabut seluruh
"pengakuan" dirinya dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Polisi karena
ia sebagai korban rekayasa dan berada dibawah ancaman tekanan dan
paksaan oleh Kanit Reserse Polres Bantul Serka Edy Wuryanto.


Komnas HAM mengadakan
investigasi lapangan dan menyimpulkan telah terjadi pelanggaran Hak
Asasi Manusia namun tetap saja Iwik dijadikan sebagai tersangka utama
oleh Polisi dan diajukan ke persidangan, walau penuh teror dari berbagai
pihak akhirnya Iwik divonis bebas oleh majelis hakim dan motif
perselingkuhan yang selama ini dihembuskan secara otomatis gugur selain
itu majelis hakim memerintahkan agar polisi mencari, mengungkap motif,
dan menangkap pelaku pembunuhan Udin yang sebenarnya.


Dalam kesaksiannya di persidangan Iwik menyatakan bahwa dirinya selain menjadi korban rekayasa dan
bisnis politik, ia hanya dipaksa menjalankan skenario rekayasa Franki
alias Serma Pol Edy Wuryanto dengan alasan untuk melindungi kepentingan
Bupati Bantul Sri Roso Sudarmo.


Namun hingga kini para
pelaku kejahatan pembunuhan terhadap sang wartawan yang kritis tersebut
tidak ada yang ditangkap atau diadili ke meja hukum. 


6. Kasus Marsinah


Marsinah hanyalah seorang
buruh pabrik dan aktivis buruh yang bekerja pada PT Catur Putra Surya
(CPS) di Porong Sidoarjo, Jawa Timur. Ia ditemukan tewas terbunuh pada
tanggal 8 Mei 1993 diusia 24 tahun. Otopsi dari RSUD Nganjuk dan RSUD Dr
Soetomo Surabaya menyimpulkan bahwa Marsinah tewas kerena penganiayaan
berat.


Marsinah adalah salah
seorang dari 15 orang perwakilan para buruh yang melakukan perundingan
dengan pihak perusahaan. Awal dari kasus pemogokan dan unjuk rasa para
buruh karyawan CPS bermula dari surat edaran Gubernur Jawa Timur No.
50/Th. 1992 yang berisi himbauan kepada pengusaha agar menaikkan
kesejahteraan karyawannya dengan memberikan kenaikan gaji sebesar 20%
gaji pokok. Himbauan tersebut tentunya disambut dengan senang hati oleh
karyawan, namun di sisi pengusaha berarti tambahannya beban pengeluaran
perusahaan. Pada pertengahan April 1993, Karyawan PT. Catur Putera Surya
(PT. CPS) Porong membahas Surat Edaran tersebut dengan resah. Akhirnya,
karyawan PT. CPS memutuskan untuk unjuk rasa tanggal 3 dan 4 Mei 1993
menuntut kenaikan upah dari Rp 1700 menjadi Rp 2250.


Siang hari tanggal 5 Mei, tanpa Marsinah, 13 buruh yang dianggap
menghasut unjuk rasa digiring ke Komando Distrik Militer (Kodim)
Sidoarjo. Di tempat itu mereka dipaksa mengundurkan diri dari CPS.
Mereka dituduh telah menggelar rapat gelap dan mencegah karyawan masuk
kerja. Marsinah bahkan sempat mendatangi Kodim Sidoarjo
untuk menanyakan keberadaan rekan-rekannya yang sebelumnya dipanggil
pihak Kodim. Setelah itu, sekitar pukul 10 malam, Marsinah lenyap.


Mulai tanggal 6,7,8, keberadaan Marsinah tidak diketahui oleh
rekan-rekannya sampai akhirnya ditemukan telah menjadi mayat pada
tanggal 8 Mei 1993.


Pada tanggal 30 September 1993 dibentuk tim Bakorstanasda Jatim  untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan
Marsinah. Sebagai penanggung jawab Tim Terpadu adalah Kapolda Jatim
dengan Dan Satgas Kadit Reserse Polda Jatim dan beranggotakan
penyidik/penyelidik Polda Jatim serta Den Intel Brawijaya.


Delapan petinggi PT CPS ditangkap secara diam-diam dan tanpa prosedur
resmi, termasuk Mutiari selaku Kepala Personalia PT CPS dan
satu-satunya perempuan yang ditangkap, mengalami siksaan fisik maupun
mental selama diinterogasi di sebuah tempat yang kemudian diketahui
sebagai Kodam V Brawijaya. Setiap orang yang diinterogasi dipaksa
mengaku telah membuat skenario dan menggelar rapat untuk membunuh
Marsinah. Pemilik PT CPS, Yudi Susanto, juga termasuk salah satu yang
ditangkap.


Baru 18 hari kemudian, akhirnya diketahui mereka sudah mendekam di
tahanan Polda Jatim dengan tuduhan terlibat pembunuhan Marsinah.
Pengacara Yudi Susanto, Trimoelja D. Soerjadi, mengungkap adanya
rekayasa oknum aparat kodim untuk mencari kambing hitam pembunuh
Marsinah.


Secara resmi, Tim Terpadu telah menangkap dan memeriksa 10 orang yang
diduga terlibat pembunuhan terhadap Marsinah. Salah seorang dari 10
orang yang diduga terlibat pembunuhan tersebut adalah Anggota TNI.


Hasil penyidikan polisi ketika menyebutkan, Suprapto (pekerja di
bagian kontrol CPS) menjemput Marsinah dengan motornya di dekat rumah
kos Marsinah. Dia dibawa ke pabrik, lalu dibawa lagi dengan Suzuki Carry
putih ke rumah Yudi Susanto di Jalan Puspita, Surabaya. Setelah tiga
hari Marsinah disekap, Suwono (satpam CPS) mengeksekusinya.


Di pengadilan, Yudi Susanto divonis 17 tahun penjara, sedangkan
sejumlah stafnya yang lain itu dihukum berkisar empat hingga 12 tahun,
namun mereka naik banding ke Pengadilan Tinggi dan Yudi Susanto
dinyatakan bebas. Dalam proses selanjutnya pada tingkat kasasi, Mahkamah
Agung Republik Indonesia membebaskan para terdakwa dari segala dakwaan
(bebas murni). Putusan Mahkamah Agung RI tersebut, setidaknya telah
menimbulkan ketidakpuasan sejumlah pihak sehingga muncul tuduhan bahwa
penyelidikan kasus ini adalah "direkayasa".


Kasus ini menjadi catatan
ILO (Organisasi Buruh Internasional), dikenal sebagai kasus 1713. 
Hingga kini kasus Marsinah tetap menjadi misteri dan menjadi sejarah
kelam ranah hukum di Indonesia. 


7. Kasus Menghilangnya Edy Tansil 






Edy Tansil adalah seorang
pengusaha keturunan yang memiliki nama asli Tan Tjoe Hong/Tan Tju Fuan
yang menjadi narapidana dan harus mendekam selama 20 tahun di penjara
Cipinang atas kasus kredit macet Bank Bapindo yang merugikan negara
senilai 565 juta dollar (1.5 T rupiah dengan kurs dollar saat itu). Edy
Tansil dilaporkan kabur dari penjara pada tanggal 4 Mei 1996 dan 20
petugas LP Cipanang dijadikan tersangka karena dianggap membantu Edy
Tansil melarikan diri dan sejak itu keberadaan dari Edy Tansil seperti
raib ditelan bumi.


Sebuah LSM pengawas
anti-korupsi bernama Gempita melaporkan bahwa Edy Tansil tengah
menjalankan bisnis sebuah perusahaan bir yang mendapat lisensi dari
perusahaan bir Jerman bernama Becks Beer Company di kota Pu Tian
Provinsi Fujian China.


Di tahun 2007 Tempo
interactive melaporkan bahwa tim pemburu koruptor (TPK) berdasarkan
temuan dari PPATK menyatakan akan segera memburu Edy Tansil dimana PPATK
menemukan bukti bahwa buronan tersebut telah melakukan transfer uang ke
Indonesia setahun sebelumnya. Namun hingga kini keberadaan Edy Tansil
tetap masih menjadi misteri.


Ada beberapa koruptor
yang juga melarikan diri ke luar negri dan hingga kini keberadaan mereka
tidak terungkap atau belum tertangkap seperti Adelin Lis, Sjamsul
Nursalim, David Nusa Wijaya, Maria Pauline, Djoko S Tjandra, Marimutu
Sinivasan, Hendra Rahardja, Sukanto Tanoto dan masih banyak lainnya. 


8. Kasus Munir


Munir sebenarnya akan
melanjutkan study S2 di Univeritas Utrecht, Belanda dan dalam kronologi
kasus pembunuhan aktivis HAM tersebut disebutkan bahwa menjelang
memasuki pintu pesawat, Munir bertemu dengan Polycarpus seorang pilot
pesawat Garuda yang sedang tidak bertugas dan Polycarpus menawarkan
kepada Munir untuk berganti tempat duduk pesawat dimana Munir menempati
kursi Polycarpus dikelas bisnis dan Polycarpus menempati kursi Munir
dikelas ekonomi.


Sebelum pesawat
mengudara, flight attendant (Pramugari) Yetti Susmiarti dibantu
Pramugara senior Oedi Irianto membagikan welcome drink kepada para
penumpang dan Munir memilih Jus Jeruk.


Pukul 22.05 WIB pesawat
lepas landas dan 15 menit kemudian kembali Flight Attendant membagikan
makanan dan minuman kepada para penumpang, Munir memilih mi goreng dan
kembali memilih jus jeruk sebagai minumannya, setelah mengudara hampir 2
jam pesawat mendarat di bandara Changi Singapura.


Di bandara Changi Munir
menghabiskan waktu di sebuah gerai kopi sedangkan seluruh awak pesawat
termasuk Polycarpus berangkat menuju hotel menggunakan bus dan
perjalanan dari Singapura menuju Belanda seluruh awak pesawatnya berbeda
dari perjalanan Jakarta menuju Singapura.


Dalam perjalanan Munir
meminta kepada flight attendant Tia Ambarwati segelas teh hangat dan Tia
pun menyajikan segelas teh hangat yang dituangkan dari teko ke gelas
diatas troli dilengkapi gula sachet.


Tiga jam setelah
mengudara Munir bolak balik ke toilet, saat berpapasan dengan Pramugara
bernama Bondan, Munir memintanya memanggil Tarmizi seorang dokter yang
ia kenal saat hendak berangkat yang kebetulan juga menuju Belanda,
Tarmizi melakukan pemeriksaan umum dengan membuka baju Munir. Dia lalu
mendapati bahwa nadi di pergelangan tangan Munir sangat lemah. Tarmizi
berpendapat Munir mengalami kekurangan cairan akibat muntaber. Munir
kembali lagi ke toilet untuk muntah dan buang air besar dibantu
pramugari dan pramugara. Setelah selesai, Munir ke luar sambil
batuk-batuk berat.Tarmizi menyuruh pramugari untuk mengambilkan kotak
obat yang dimiliki pesawat.Kotak pun diterima Tarmizi dalam keadaan
tersegel. Setelah dibuka, Tarmizi berpendapat bahwa obat di kotak itu
sangat minim, terutama untuk kebutuhan Munir: infus, obat sakit perut
mulas dan obat muntaber, semuanya tidak ada. Tarmizi pun mengambil obat
di tasnya. Dia memberi Munir dua tablet obat diare New Diatabs; satu
tablet obat mual dan perih kembung, Zantacts dan satu tablet Promag.
Tarmizi menyuruh pramugari membuat teh manis dengan tambahan sedikit
garam. Namun, setelah lima menit meminum teh tersebut, Munir kembali ke
toilet. Tarmizi menyuntikkan obat anti mual dan muntah, Primperam,
kepada Munir sebanyak 5 ml. Hal ini berhasil karena Munir kemudian
tertidur selama tiga jam. Setelah terbangun, Munir kembali ke toilet.
Kali ini dia agak lama, sekitar 10 menit, ternyata Munir telah terjatuh
lemas di toilet.

Dua jam sebelum pesawat mendarat, terlihat keadaan
Munir: mulutnya mengeluarkan air yang tidak berbusa dan kedua telapak
tangannya membiru. Awak pesawat mengangkat tubuh Munir, memejamkan
matanya dan menutupi tubuh Munir dengan selimut. Ya, Munir meninggal
dunia di pesawat, di atas langit Negara Rumania.

Setelah dilakukan
penyelidikan termasuk oleh pihak otoritas Belanda ditemukan bahwa
didalam tubuh Munir ditemukan kandungan racun Arsenik sebanyak 460mg
didalam lambungnya dan 3.1mg/l dalam darahnya.

Namun terdapat
keanehan setelah dilakukan otopsi oleh pihak RS Dr Soetomo dimana
kandungan arsenik yang ditemukan didalam lambung Munir sedikit ganjil
karena seharusnya kandungan arsenik tersebut sudah hancur/melarut.

Ini
terkesan mempertegas spekulasi jika kandungan arsenik dalam tubuh Munir
baru dimasukkan ketika jenazahnya sudah di Indonesia. Spekulasi ini
juga diperkuat dengan permintaan mereka untuk menahan lebih lama organ
tubuh Munir. Spontan ini juga menimbulkan indikasi bahwa hal itu
dilakukan agar organ tubuh Munir bisa dipersiapkan (dimark-up) agar
benar-benar akan terkesan keracunan arsenik ketika diperiksa oleh pihak
lain. Disebutkan juga ciri-ciri korban yang keracunan arsenik, antara
lain: ada pembengkakan otak, paru paru yang mengalami kerusakan, mulut
keluar darah karena indikasi kerusakan sistem pencernaan. Ketika arsenik
masuk kedalam tubuh (dan racun mulai bekerja), biasanya korban
mengalami muntaber berat disertai kejang-kejang.

Apapun itu penyebab
kematian aktivis HAM tersebut namun hingga kini tampaknya kasus tersebut
belum tuntas walaupun ada beberapa orang yang telah dijatuhi vonis oleh
pengadilan namun Suciwati selaku istri Munir tetap merasa tidak puas
dan meminta pemerintah menuntut secara tuntas kasus kematian suaminya.

Apakah
ini tindakan kontra intelijen ataupun sebuah operasi pembunuhan oleh
intelijen? tidak ada yang mengetahui kejadian sebenarnya kecuali mungkin
para pelaku utama pemberi perintah untuk membunuh sang aktivis. Namun
yang pasti didalam sebuah kasus pembunuhan terencana harus ada motif dan
tujuan dari melenyapkan seseorang, apakah pihak dinas intelijen RI
begitu bodoh untuk membunuh seseorang yang secara aktif mengkritisi
berbagai persoalan HAM di indonesia dan jika ia dihilangkan secara paksa
pasti mata dan tuduhan internasional pasti akan mengarah kepada
pemerintah Indonesia, dan pihak militer serta badan intelijennya, atau
mungkin ada beberapa pihak yang telah gelap mata akibat sikap kritis
dari Munir yang membuat mereka mengambil keputusan untuk menghabisinya,
sebuah misteri yang belum terungkap hingga kini.


Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts