Tiada Hari Tanpa Deklarasi Dukungan, Siapa Capres yang Bakal Juara?


Sebelum capres dan cawapres mendeklarasikan diri, publik selalu bertanya-tanya siapa yang bakal menjadi pilihan mereka di Pilpres 2014. Kini, usai capres dan cawapres mendeklarasikan diri, banjir deklarasi dukungan menjadi aktivitas politik yang rutin dilakukan.

Capres dari koalisi Partai Gerindra, yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, telah menerima banjir deklarasi dukungan. Beragam elemen masyarakat, mulai dari artis hingga tukang sayur menyatakan sikap politiknya. Berikut di antaranya.

Sekitar 100 relawan yang tergabung dalam Tim Perempuan Nusantara yang terdiri dari ibu rumah tangga, kalangan profesional, dan aktivis mendeklarasikan dukungannya untuk Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Jumat (30/5).

Relawan Geber Prabowo, singkatan dari Gerakan Bersama Prabowo, juga mendeklarasikan diri pada hari ini. Mereka mengklaim terdiri dari gabungan aktivis mahasiswa '98, aktivis pergerakan buruh, dan tani.

Ada pula ratusan mantan atlet dari 18 cabang olahraga mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Acara deklarasi berlangsung di Hall VIP Barat, Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (30/5/2014). Beberapa mantan atlet yang hadir adalah Yayuk Basuki, Moreno Suprapto, dan Donny Kusuma.

Ada juga deklarasi kelompok yang menamakan Singgasana Prabowo, serta Komunitas Artis Figuran Indonesia, hingga Ormas Betawi Merah Putih. Sebelumnya juga dideklarasikan Gerakan Pemuda (GEMA) untuk Prabowo-Hatta yang berisikan Ahmad Dhani, Mulan Jameela, dan sejumlah artis lainnya.

Di sisi lain, yakni di kubu capres koalisi PDIP Joko Widodo dan Jusuf Kalla, juga meraup sejumlah dukungan dari berbagai kalangan. GEMA (Gerakan Masyarakat) Joko Widodo for President 7 (JKW4P7) salah satunya. Mereka mendeklarasikan dukungannya lewat aksi bagi-bagi bunga dan stiker ke pengguna jalan depat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Jumat (30/5) hari ini

Di Bali, deklarasi untuk mendukung Jokowi juga diselenggarakan. Ada seribuan relawan yang menunggu Jokowi selama lebih dari 6 jam sebelum akhirnya Jokowi tiba di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis (29/5) kemarin.

Masih pada hari yang sama, Jokowi juga menghadiri deklarasi relawan di Bandung, Jawa Barat. Deklarasi itu bertajuk Galang Kemenangan Forum Besar (GK Forbes) Pendukung Jokowi di Gedung Graha Bhayangkari Bandung.

Bahkan, dukungan dari Mesir juga mengalir untuk Jokowi-JK. Kali ini JK-lah yang menyambut mereka lewat teleconference, pada Rabu (28/5) kemarin. JK berkomunikasi jarak jauh dengan pendukung dari Mesir setelah menerima deklarasi dukungan dari Purnawirawan TNI dan Polri.

Sebanyak 21 purnawirawan TNI berkumpul di sebuah posko pemenangan Jokowi-JK di Jalan Jenggala, Jakarta Selatan. Beberapa di antaranya adalah mantan KSAL Marsekal (Purn) Sondakh dan mantan Wakil KSAD Letjen (Purn) Sumarsono.

Mereka mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-JK di Posko Pemenangan, Jl Jenggala II No 6b, Kebayoran Baru, Jaksel pada sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu (28/5).

Dan yang terbaru, Jokowi juga kedapatan dukungan dari selebritis, seperti Siti Badriah, Wali, Tika Ramlan, dan Delon. Mereka ini mendukung Jokowi jadi Presiden Anti Pembajakan.

Terlepas dari perkara keotentikan dukungan kelompok masyarakat itu, yang tentu saja bisa diulas tanpa batas, Pilpres 2014 bakal berlangsung seru. Bahkan survei internal koalisi Gerindra mengklaim jarak elektabitas kedua capres sudah semakin tipis, yakni 3,44%, meski Jokowi masih di atas. Namun Survei LSI pimpinan Denny JA menyatakan ada selisih 10 % lebih antara Jokowi yang nomor satu dan Prabowo di urutan ke dua.

Lalu siapa yang bakal menjuarai Pilpres 2014? Prabowo atau Jokowi? Jokowi atau Prabowo? Yang jelas, melihat fenomena banjir dukungan yang didapat oleh Prabowo dan Jokowi, semoga saja Pilpres dan peristiwa penyertanya akan aman terkendali.
Sumber

Air Wiper Tempat Berkembang Bakteri Mematikan

'Wiper membersihkan kaca depan mobil yang sangat efektif. Alat ini berfungsi membersihkan membersihkan kaca mobil dari debu bahkan lumpur sekalipun. Tapi tahukah Anda ternyata cairan wiper menyebabkan penyakit kronis.

Cairan wiper menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri yang menyebabkan penyakit mematikan yang dikenal sebagai penyakit legiuner atau radang paru-paru akut.

Mengutip autonews, Sabtu (31/5/2014), menurut hasil penelitian American Society for Microbiology di Boston beberapa minggu lalu, cairan di wiper berpotensi menjadi tempat berkembang biak bakteri Legionella.

Para peneliti menemukan tiga perempat dari bus sekolah yang diuji di Arizona positif terdapat bakteri Legionella.

Penelitian yang dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan yang terkontaminasi dalam satu wadah. Saat itu para peneliti mendeteksi kadar bakteri yang menyebar di dalam tangki wiper dimana dapat menyebabkan wabah penyakit legiuner.

Bahayanya jika cairan yang terkontaminasi itu terkena langsung dengan manusia, maka potensi berbahaya. Untuk diketahui, para peneliti menemukan bahwa jumlah Legionella dalam cairan wiper lebih tinggi saat musim panas daripada musim dingin.

"Saat cairan wiper yang terkontaminasi itu disemprotkan keluar dan terkena langsung dengan manusia, inilah potensi yang dianggap berbahaya," kata seorang peneliti, Otto Schwake.

Dia menambahkan sebagian besar orang yang mudah terserang bakteri mematikan itu adalah orang tua, perokok, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Sumber

Disoroti SBY, Prabowo Sering Janji Dana Rp 1 M untuk Desa


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyindir capres yang obral janji soal Undang-undang Desa. SBY memang tak menyebut siapa capres yang dimaksud, namun capres Gerindra Prabowo Subianto sudah berulangkali mengumbar janji dana Rp 1 miliar untuk desa.

"Jika rakyat memberikan dukungan dan partai Gerindra berhasil memenangkan pemilu 2014, maka Partai Gerindra akan memastikan setiap desa mendapat anggaran dari pemerintah pusat minimal Rp 1 miliar per desa setiap tahun," kata Prabowo saat sambutan dalam Deklarasi Komitmen Partai Gerindra Untuk Pembangunan Desa di DPP Partai Gerindra, Jalan Harsono, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2013) lalu.

Kemudian Prabowo menyampaikan hal yang sama di berbagai kesempatan. Di depan ribuan warga Surabaya, Prabowo juga berjanji akan memberikan Rp 1 miliar kepada seluruh desa di Indonesia jika dirinya jadi presiden.

"Pada 26 Oktober saya tandatangan komitmen dan kami akan alokasikan dana Rp 1 miliar tiap tahun kepada tiap desa di seluruh Replubik Indoesia," ujar Prabowo di depan simpatisan di Surabaya, Sabtu (5/4/2014) silam.

Bahkan program tersebut dimasukkan dalam visi misi Prabowo-Hatta. Pasangan yang diusung koalisi Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS dan Partai Golkar itu juga berjanji akan menerapkan Undang-undang tentang Desa. Mereka berjanji akan menyiapkan dana sebesar Rp 385 triliun untuk 75.244 desa dan kelurahan.

"Dana ini digunakan untuk program pembangunan pedesaan dan infrastruktur," tulis Prabowo-Hatta dalam visi misi yang dikutip detikcom, Kamis (22/5/2014).

Pernyataan yang sama ditegaskan kembali oleh Prabowo di markas pemenangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jakarta Timur.

"Kami sudah mencantumkan capaian-capaian yang ingin kami capai. Kepada perangkat desa, saya termasuk yang pertama kali tanda tangan. Kami akan alokasikan Rp 1 miliar untuk desa atau kecamatan. Dua per tiga uang di Indonesia beredar di Jakarta, kami akan mengirim uang ke desa-desa. Itu komitmen kami," kata Prabowo di Rumah Polonia, Jl. Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Senin (26/5/2014) kemarin.

Lalu apakah SBY benar-benar menyindir Prabowo? Lantas apa maksud sindiran SBY ke Prabowo ini?
Sumber

Mungkinkah Elektabilitas Prabowo-Hatta Salip Jokowi-JK?


Empat puluh hari menjelang Pilpres 2014, perbandingan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai terlihat. Bila survei internal PKS menyebut Prabowo-Hatta tempel ketat Jokowi-JK, LSI pimpinan Denny JA justru mengatakan bahwa Jokowi-JK masih unggul. Apakah mungkin Joko Widodo yang sudah sejak lama merajai survei capres disalip oleh lawannya, Prabowo Subianto?

Kedua kubu memang makin gencar menggalang dukungan meski masa kampanye belum dimulai. Prabowo-Hatta mendeklarasikan tim pemenangan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Rumah Polonia yang dijadikan rumah pemenangan terus dibanjiri deklarasi dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Jokowi-JK pun tidak ketinggalan. Dalam satu hari, Jokowi menemui pendukungnya mulai dari Cirebon, Bandung, Sidoarjo, hingga Bali. JK pun yakin menang besar di Sulawesi Selatan yang merupakan asal daerahnya. Meski begitu, aksi galang dukungan juga diwarnai dengan black campaign yang ditujukan pada kedua calon.

Hal tersebut membuat survei elektabilitas makin dinamis. Anggota Majelis Syuro PKS Refrizal mengatakan bahwa menurut survei Puskaptis, elektabilitas Jokowi-JK hanya terpaut 3,44% dari Prabowo-Hatta. Survei per 25 Mei 2014 tersebut hanya diperuntukkan bagi kalangan internal dan tidak dipublikasikan secara luas.

"Jokowi-JK 43,72 %, Prabowo-Hatta 40,28 %, swing voters 16,00 %," papar Refrizal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/5/2014).

Sementara itu, survei yang diselenggarakan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA menyebutkan bahwa jika Pilpres digelar hari ini maka pasangan Jokowi-JK mengantongi 35,42% suara. Unggul lebih dari 10% suara di atas Prabowo-Hatta yang hanya meraih 22,75% suara.

"Sangat mungkin kalau kita lihat saat ini dari kedua pasang masih belum ada yang unggul secara signifikan, masih terdapat selisih tipis 12 hingga 13 persen dari kedua calon, sehingga masih sangat mungkin kalau di menit terakhir Prabowo masih bisa menyalip Jokowi," kata peneliti LSI Ade Mulyana di Kantor LSI di Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (30/5/2014).

Menurut Ade, jumlah swing voters yang signifikan masih bisa diambil oleh calon mana pun. Para pendukung masing-masing calon pun kemungkinan bisa mengubah arah dukungannya.

"Kita masih lihat swing voter 40 persen yang masih bisa diperebutkan. Selain itu, ada kemungkinan pendukung Jokowi di menit terakhir berpaling ke Prabowo begitu juga sebaliknya. Sekarang ini kecenderungan tren untuk Prabowo sedang naik, sementar Jokowi justru menurun tetapi nanti kita akan update kembali survei elektabilas di bulan Juli menjelang Pilpres," paparnya.

Survei ini dilakukan pada 1-9 Mei 2014 dengan metode sampling multistage random sampling dengan jumlah responden 2.400 orang. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan responden dengan metode kuisioner. Margin of error survei ini sekitar 2%.

Berikut hasil lengkap survei LSI soal elektabilitas Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta:

Jika Pilpres digelar saat ini siapa capres yang dipilih?

Jokowi-JK: 35,42%
Prabowo-Hatta = 22,75%

Keterpilihan Jokowi vs Prabowo di kalangan petani dan nelayan

Jokowi-JK: 36,89%
Prabowo-Hatta: 18,62%
Tidak tahu: 44,49%

Keterpilihan Jokowi vs Prabowo di kalangan buruh:

Jokowi-JK: 35,77%
Prabowo-Hatta: 23,52%
Tidak tahu: 40,71%

Keterpilihan Jokowi vs Prabowo di kalangan ibu rumah tangga:

Jokowi-JK: 40,04%
Prabowo-Hatta: 21,42%
Tidak tahu: 38,54%

Lalu, mampukah Prabowo mendongkrak elektabilitas dalam sisa 40 hari terakhir sehingga bisa menekuk Jokowi yang merajai tangga survei capres dua tahun terakhir?Sumber

Anas Tebar Duit ke DPC untuk Suksesi Ketum PD, Ini Daftar Penerimanya


Anas Urbaningrum menghabiskan duit lebih dari Rp 100 miliar untuk suksesi pencalonan Ketum Partai Demokrat. Anas menebar duit untuk tahap pencalonan, deklarasi dan pelaksanaan kongres Demokrat di Bandung pada 2010.

Berikut nama-nama penerima duit untuk memberi dukungan kepada Anas pada saat pelaksanaan kongres 21-23 Mei 2010:

1. H.A Dani Sriyanto (Sekretaris DPD PD Jateng) menerima US$ 2 ribu dollar. Duit diterima saat putaran II pemilihan pada kongres. Duit kemudian ditukarkan ke rupiah pada 25 Mei 2010 menjadi sebesar Rp 18,639 juta.

2. Ismiyati (Ketua DPC Boalemo) menerima Rp 15 juta sebelum berangkat ke kongres di Bandung. Saat di Hotel Topas Bandung, Ismiyati diberi uang Rp 15 juta. Selain itu dia juga menerima US$ 2 ribu dan BlackBerry di Hotel Aston Primera Pasteur dan US$ 5 ribu saat di Hotel Emerald Bandung.

3. H Suriyono (Ketua DPC Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan) yang menerima BlackBerry saat menginap di Hotel Garden Permata Bandung. Usai kongres, Suriyono diberi amplop yang berisi beberapa lembar US$ 100 dan ditukarkan menjadi Rp 18 juta.

4. Marthen Manuel Manopo (Ketua DPC Tomohon) mendapat BlackBerry dan uang Rp 20 juta saat menginap di Hotel Aston Bandung dan US$ 5 ribu di Hotel Emerald.

5. Hj Wahidah (Ketua DPC Kabupaten Barito Utara) pada saat menginap di Hotel Garden Permata Bandung menerma BlackBerry dan uang US$ 2 ribu atau setara Rp 16 juta

6. Ruddy Kululu (Ketua DPC Kabupaten Minahasa Utara) menerima BlackBerry dan US$ 2 ribu saat menginap di Hotel Aston Bandung.

7. Diana Meity Maringka (Ketua DPC Minahas Tenggara) diberikan uang total 30 juta, US$ 7 ribu.

8. Alex Riung (selaku anggota DPRD Kepulauan Talaud) menerima Rp 5 juta, BlackBerry dan US$ 2 ribu.

9. Mochamad Rochim (Ketua DPC Demokrat Kabupaten Batang) diberi duit Rp 10 juta dan BlackBerry.

10. Sujadi (anggota DPRD Kabupaten Boyolali) menerima duit Rp 10 juta dan BlackBerry.

11. Bintoro (anggota DPRD Kota Pekalongan/Plt Ketua DPC Pekalongan) diberi duit Rp 15 juta dan BlackBerry.

12. Arkani (Ketua DPC Kabupaten Tanag Laut, Kalsel) mendapat Rp 23 juta dan BlackBerry.

13. Friethzard Budhyanta Manoi (Ketua DPC Kabupaten Sitaro, Sulut) menerima US$ 10 ribu dan BlackBerry.

"Uang-uang yang dibagikan tersebut pembagiannya antara lain dilakukan Eva Ompita Soraya dibantu Nuril Anwar dengan sepengetahuan Muhammad Nazaruddin atas perintah terdakwa," tegas jaksa Ahmad Burhanuddin.
Sumber

Cadbury Mengandung Babi dari Malaysia Tak Diimpor oleh Indonesia

Dua produk Cadbury yang ditarik dari pasaran Malaysia karena positif mengandung DNA babi ternyata tidak diimpor oleh Indonesia. Cadbury Indonesiapun menegaskan bahwa semua produk impornya telah memeroleh sertifikat halal MUI.

Lewat email yang dikirimkan ke Detikfood (28/05/2014), Cadbury menanggapi pemberitaan terkait Cadbury Dairy Milk Hazelnut dan Cadbury Dairy Milk Roast Almond yang positif mengandung DNA babi menurut Kementerian Kesehatan Malaysia.

Untuk pasar Indonesia, produk-produk Cadbury memang diimpor dari Malaysia. Namun, Cadbury Indonesia menegaskan bahwa mereka tidak mengimpor kedua produk tersebut ke Indonesia.

"Kami ingin meyakinkan konsumen di Indonesia bahwa semua produk cokelat Cadbury yang diimpor oleh Cadbury Indonesia telah memeroleh sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI)," tulis Cadbury Indonesia.

Sertifikasi halal ini, lanjut Cadbury Indonesia, mencakup lokasi pembuatan dan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi produk-produk Cadbury. "Cadbury Indonesia memahami betapa pentingnya halal bagi konsumen di Indonesia dan betapa berharganya kepercayaan Anda terhadap produk kami," ujar perusahaan ini.

Menyusul pengumuman Kementerian Kesehatan Malaysia terkait temuan DNA babi pada dua produk cokelat Cadbury, Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim) mencabut sertifikat halal keduanya pada Minggu (25/05/2014). Cadbury Confectionery Malaysiapun menarik produk tersebut dari pasaran dan menjamin bahwa kasus ini tak melibatkan produk lain.

Kemarin (28/05/2014), Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik (LPPOM) MUI merilis daftar produk Cadbury yang sudah mengantongi sertifikat halal MUI. Cadbury Dairy Milk Hazelnut dan Cadbury Dairy Milk Roast Almond yang dipermasalahkan tak termasuk dalam daftar.
Sumber

Polisi Tangkap Pemerkosa Siswi SD di Pondok Rangon

Sekian lama melakukan penyelidikan, unit PPA Polres Jakarta Timur berhasil menemukan titik terang kasus pemerkosaan siswi SD di Pondok Rangon.
Kini pelaku telah menjalani pemeriksaan intensif.

Informasi yang dihimpun, pelaku yang diamankan polisi adalah salah satu guru olahraga di SD tersebut. Meski begitu pihak polres masih belum merilis nama tersangka. Rencananya kasus tersebut akan dirilis pada Jumat (30/5) besok.

"Iya, sudah ada yang diamankan satu dalam kasus dugaan pemerkosaan siswi SD di Pondok Rangon," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Mulyadi Kaharni dikonfirmasi, Kamis (29/5/2014).

Dikatakan unit PPA Polres telah memiliki dua alat bukti yang cukup sebagai dasar proses hukum. Meski begitu pihaknya enggan membeberkan secara jelas inisial pelaku.

"Kami masih mendalami pemeriksaan terhadap tersangka. Rencana Jumat besok juga akan kita rilis kasusnya di Mapolres," ungkapnya.

Sebelum orangtua korban telah melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialami anaknya. Korban pun menjadi trauma untuk datang ke sekolah karena pelaku pelecahan merupakan guru sekolahnya. Unit PPA yang telah menerima laporan itu, tidak terburu-buru menangani kasus sebelum memiliki bukti kuat.

Sumber
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts